KEMULIAAN SEORANG IBU

KEMULIAAN SEORANG IBU

Hai lurd ! Pernahkah kalian mendengar kata ibu ?. IBU, Siapa itu ibu ?. Ibu adalah seorang wanita yang paling mulia, yang paling hebat dan luar biasa di dunia ini. Apa contohnya?. Salah satu contohnya, ketika kita masih dalam kandungan ibu, ia rela menahan beban dalam perutnya selama 9 bulan yang bahkan dibawanya kemana-mana.

Contoh lainya yaitu ketika  seorang ibu melahirkan seorang anak ke dunia. Maksudnya apa ?. Maksudnya ialah seorang ibu ketika melahirkan seorang anak ke dunia, ia rela mengorbankan nyawanya demi melahirkan anak bayi yang lucu ke dunia ini. Ia rela merawat bayi kecil yang lucu hingga tumbuh menjadi dewasa dan masih banyak lagi contohnya. Walaupun seorang ibu berkorban mati-matian demi anaknya, ia tak pernah meminta balasan sepeser pun dari kita, anaknya. Seandainya kita balas jasa seorang ibu,tiada akan ada  bandingnya dengan apapun, sekalipun itu adalah nyawa kita sendiri. Sungguh mulia bukan seorang ibu itu ?. Bahkan karena sangat mulianya seorang ibu, Rasullullah SAW. pernah bersabda dalam salah satu hadisnya :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ ﷺ فَقَالَ يَا رَسُوْلَ اللهَ مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي ؟ قَالَ : أُمُّكَ ثُمَّ مَنْ ؟ قَالَ : أُمُّكَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ : أُمُّكَ ثُمَّ مَنْ قَالَ : ثُمَّ أَبُوْكَ.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata: “seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu  ‘alaihi wasallam sambil berkata :wahai Rasulullah siapakah orang yang paling berhak aku berbakti kepadanya?” Beliau menjawab : “Ibumu”. dia bertanya lagi: ”Kemudian siapa?” Beliau menjawab: “Ibumu” Dia bertanya lagi  “Kemudian siapa?” Beliau menjawab: “ibumu” dia bertanya lagi: “kemudian siapa?” Beliau menjawab: “kemudian ayahmu”.

Nah, sekarang sudah terbukti bukan betapa mulianya seorang ibu?. Sekarang ada pertanyaan, apakah kalian sudah berbakti pada  ibu kalian ?. Apabila belum, marilah kita berbakti mulai sekarang. Karena, kalau kita tidak berbakti kita akan dimasukan ke neraka, karena  “Surga itu ada di bawah telapak kaki ibu”. Jadi, jangan sekalipun untuk sia-siakan seorang ibu selama masih hidup. Karena penyesalan itu tidak datang pada awal, tetapi penyesalan itu akan datang pada akhir.

BY: SUED_DAH1810

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *